kotatanah-semendawaitimur.desa.id

PROFIL DESA

Visi dan Misi

Visi

MENUJU DESA KOTA TANAH  YANG ELOK, MANDIRI, AMAN, DAN SEJAHTERA”.

Misi

  • Meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang berdasarkan kepadada kepentingan umum, transparan, akuntabel, partisipatif, efektif dan efesien agar terciptanya pelayanan publik yang berkualitas baik.
  • Meningkatkan kualitas pembangunan fisik dan non-fisik secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan.
  • Menumbuhkembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pilar ekonomi desa yang bertindak sebagai sumber pendapatan Asli Desa (PADes) menuju kemandirian desa dengan memaksimalkan potensi seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan dan jasa.
  • Memastikan Pemerintah Desa hadir dalam dukungan peningkatan kualitas pendidikan formal dan informal demi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang Cerdas dan berakhlak.
  • Memastikan Pemerintah Desa hadir dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, peningkatan fasilitas poskesdes maupun kegiatan posyandu, dan memaksimalkan penyaluran jaringan air bersih.
  • Memastikan Pemerintah Desa mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan dan adat/kebudayaan sehingga terciptanya masyarakat yang memiliki akhlak dan berbudi luhur.
  • Memastikan Pemerintah Desa mendukung terselenggaranya kegiatan kepemudaan (karang taruna) dan olahraga.
  • Meningkatkan nilai gotong royong dalam masyarakat sehingga terciptanya lingkungan masyarakat yang bersih, elok dan rapi.
  • Menciptakan keamanan dan ketertiban desa yang kondusif di lingkungan pemukiman maupun perkebunan/persawahan.
  • Memaksimalkan peran TP-PKK (Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) Desa Kota Tana sebagai wadah pemberdayaan perempuan dalam partisipasi pembangunan desa.
Sejarah desa

Desa Kota Tanah adalah sebagai Desa induk, yang mana sebagian masyarakat pada saat itu yang menginginkan terciptanya pemerintahan desa yang lebih efektif dan efesien mengingat bahwasannya Desa Kota Tanah pada saat itu merupakan desa dengan wilayah dan jumlah penduduk yang cukup besar sehingga dianggap cukup menyulitkan masyarakat terjauh dari jangkauan pelayanan pemerintah desa dan pemerataan pembangunan. Serta dengan adanya fakta tersebut sehingga dipecah lagi menjadi 2 desa  yaitu desa Kota mulya dan Bungin Jaya.

Struktur Organisasi
Lembaga Desa
Scroll to Top